Sharing Knowledge is the Best


 

21 Juni 2011. Ketangguhan sepeda motor Suzuki kembali teruji dan terbukti, kali ini motor Suzuki Shogun Axelo 125cc berhasil mengukir rekor baru dengan 100 jam non-stop. Peristiwa ini sekaligus mencatatkan Suzuki Axelo 125 masuk dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pemegang ketahanan mesin terlama. Motor ini sudah diperkenalkan sejak Januari 2011 lalu.

Melibas sirkuit Balipat, Binuang sejak Kamis 15 Juni 2011 tepatnya pukul 09.00 WITA dan berakhir hari Minggu, 19 Juni 2011, pukul 13.00 WITA. Begitu para pembalap mencapai garis finish, Sri Widayati selaku perwakilan dari MURI langsung memberikan penghargaan sekaligus mencatatkan Suzuki Shogun Axelo 125 cc sebagai pemrakarsa dan Penyelenggara Uji Ketahanan Mesin Terlama.

Melalui uji ketahanan mesin non-stop 100 jam ini, Suzuki Axelo 125 mengklaim telah mengukir rekor baru dan piagam MURI pun langsung diserahkan kepada Setiawan Surya sebagai General Manager Marketing R2 PT Suzuki Indomobil Sales, didampingi Y. Erwin Ruslim sebagai GM Marketing PT Delta Abadi Sentosa sebagai Main Dealer Suzuki di wilayah Kalselteng, dan disaksikan oleh para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Setiawan Surya mengungkapkan kebanggaanya atas pencapaian ini dan dia juga berharap dengan adanya rekor ini akan dapat semakin mengangkat nama Suzuki khususnya Axelo 125 cc, disamping itu Suzuki ingin mengabarkan ketangguhan produknya kepada publik Indonesia dari pulau Kalimantan. Sebagaimana diketahui event-event sejenis selalu dilaksanakan di Jawa khususnya di Jabotabek.

Sebanyak 3.267 lap telah berhasil dilewati dengan capaian kilometer sebanyak 5.627 km sebagaimana dilaporkan oleh Widjang Djendrawan selaku project manager didampingi Feby Ferdian selaku Koordinator Area Rep. Service R2 PT Suzuki Indomobil Sales yang menjadi time keeper coordinator.

Jefry Holly dari Team Suzuki UJRT Aceh yang merupakan salah satu pembalap yang menunggangi Shogun Axelo 125 cc mengungkapkan bahwa dia benar-benar merasa nyaman mengendarai Shogun Axelo 125 cc ini. Pada kesempatan ini Jefry berhasil meraih catatan lap terbaik dengan 1 menit 29 detik. Jefry mengaku bahwa lintasan di Binuang ini tergolong sangat sulit karena banyaknya tikungan, adanya tanjakan dan turunan yang semakin menantang para pengendara dan trek lurusnya yang pendek.

Sementara Tri Adiputra dari Team Suzuki Arya Bali atau biasa dipanggil Ponge mengatakan bahwa dia bisa mecapai top speed di angka 120 kph, namun dia yakin bisa menembus angka lebih dari itu kalau trek lurusnya lebih panjang.

Yang jelas kedua pembalap tersebut memiliki kesamaan dalam hal pendapat mengenai Shogun Axelo 125 cc yang benar-benar nyaman serta memiliki mesin yang tangguh, hal ini juga diamini oleh Pendi Suryanda sebagai coordinator teknisi pada kegiatan ini bersama Harsoyo yang juga instruktur Teknisi dari PT Suzuki Indomobil Sales, ditambahkan juga oleh Harsoyo bahwa tidak ada kerusakan pada Shogun Axelo 125 cc selama 100 jam pengujian

Touring & Uji Ketahanan di Sulawesi

Sementara dalam rangkaian Uji Ketahanan Shogun Axelo 125 cc, dalam konsep yang berbeda masih berlangsung Shogun Axelo 125 Lintas Sulawesi yang dimulai pada Sabtu 18 Juni 2011.

Touring yang tidak hanya lebih mempopulerkan produk yang masih dibilang baru dari Suzuki ini juga sebagai ajang kampanye safety riding dan mensosialisasikan UU No. 22 Tahun 2009 khususnya pasal (1) dan (2) mengenai penyalaan lampu utama kendaraan bermotor pada siang dan malam hari.

Suzuki dalam hal ini telah menerapkan konsep AHO (Automatic Headlight On) atau lampu utama yang langsung menyala pada saat kendaraan diopersikan, dan yang lebih luar biasa lagi dalam tour ini akan mengujungi hampir 56 kabupaten dan 5 provinsi wilayah pulau Sulawesi.

Tag Cloud

%d bloggers like this: